HUBUNGAN FAKTOR MOTIF BERPRESTASI DENGAN KINERJA TENAGA EDUKATIF (Penelitian di Sekolah Tinggi Seni Rupa & Desain Indonesia Bandung)

Widyatama Repository

HUBUNGAN FAKTOR MOTIF BERPRESTASI DENGAN KINERJA TENAGA EDUKATIF (Penelitian di Sekolah Tinggi Seni Rupa & Desain Indonesia Bandung)

Show full item record

Title: HUBUNGAN FAKTOR MOTIF BERPRESTASI DENGAN KINERJA TENAGA EDUKATIF (Penelitian di Sekolah Tinggi Seni Rupa & Desain Indonesia Bandung)
Author: Oryza, Prima
Abstract: ABSTRAK Prima Oryza 1.405.015, HUBUNGAN FAKTOR MOTIF BERPRESTASI DENGAN KINERJA TENAGA EDUKATIF, dibawah bimbingan Irfanul Kamal, S.E.,M.H.R.M dan Latief Sastranegara, Drs.,M.PSi Dalam proses belajar mengajar di STISI terlibat mahasiswa/i, dosen dan para staf akademik sehingga dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk menjalankan proses belajar mengajar. Namun demikian, terjadi fenomena yang tidak baik di STISI yaitu proses belajar yang ditandai dengan tingkat kehadiran dosen, tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh manajemen STISI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif berprestasi dan kinerja tenaga edukatif STISI Bandung dan mengetahui sejauh mana keterkaitan motif berprestasi tenaga edukatif atau dosen dengan kinerja pada Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia (STISI) Bandung. Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya hubungan yang kuat atau hubungan yang positif antara motif berprestasi dengan kinerja tenaga edukatif atau dosen di Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia (STISI) Bandung. Metode peneltiain ini adalah penelitian eksplanatif dengan pendekatan survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif berprestasi tenaga edukatif tergolong cukup. Hal ini diperkuat oleh nilai rata-rata sub variabel motif berprestasi yang tergolong cukup, yaitu sub variabel cukup bekerja keras dan mengembangkan cara-cara baru dalam menyelesaikan pekerjaan, mengharapkan keberhasilan dalam pekerjaan, menyukai tantangan dalam pekerjaan, menyukai situasi kerja dan memerlukan umpan balik Sedangkan tingkat kinerja tenaga edukatif tergolong cukup. Hal ini didukung oleh tanggapan untuk masing-masing sub variabel yang tergolong cukup untuk tingkat kualifikasi, kesesuaian dengan minat, kegantungan dengan peraturan, dan penyesuaian pribadi, Derajat hubungan antara motif berprestasi dan kinerja adalah sebesar 0,762 berarti adanya hubungan yang erat antara motif berprestasi dengan kinerja, jadi motif berprestasi memiliki pengaruh yang kuat terhadap munculnya kinerja.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/1726
Date: 2006


Files in this item

Files Size Format View
cover.pdf 99.63Kb PDF View/Open
ABSTRAK.pdf 86.85Kb PDF View/Open
DAFTAR ISI.pdf 84.20Kb PDF View/Open
BAB I PENDAHULUAN.pdf 134.5Kb PDF View/Open
BAB BAB II.pdf 118.1Kb PDF View/Open
BAB III.pdf 118.4Kb PDF View/Open
BAB IV.pdf 194.5Kb PDF View/Open
BAB V.pdf 87.87Kb PDF View/Open
KUESIONER vol.3.pdf 119.1Kb PDF View/Open
Hasil Perhitungan Korelasi.pdf 52.87Kb PDF View/Open
Hasil Perhitungan Validitas.pdf 61.93Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 92.10Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

  • Management [108]
    Koleksi Digital Tesis Program MM

Show full item record