Model Konseptual Perencanaan dan Pengendalian Sistem Penyimpanan Produk Komoditi Teh dengan Menitikberatkan pada Keseimbangan Proses Aliran Barang di Gudang ( Studi Kasus di PT. Perkebunan Nusantara VIII Sedep Pangalengan )

Widyatama Repository

Model Konseptual Perencanaan dan Pengendalian Sistem Penyimpanan Produk Komoditi Teh dengan Menitikberatkan pada Keseimbangan Proses Aliran Barang di Gudang ( Studi Kasus di PT. Perkebunan Nusantara VIII Sedep Pangalengan )

Show full item record

Title: Model Konseptual Perencanaan dan Pengendalian Sistem Penyimpanan Produk Komoditi Teh dengan Menitikberatkan pada Keseimbangan Proses Aliran Barang di Gudang ( Studi Kasus di PT. Perkebunan Nusantara VIII Sedep Pangalengan )
Author: Tresnahadi, R.Tedie
Abstract: Supply Chain Manajemen (SCM) adalah proses penggabungan proses – proses bisnis yang terjadi mulai dari end user sampai dengan supplier yang menyediakan produk, layanan dan informasi yang memberikan nilai tambah buat pelanggan dan semua orang yang terkait dengan bisnis yang dijalankan. Manajemen logistik merupakan aktivitas perusahaan yang berkaitan dengan lokasi, fasilitas, transportasi, penyimpanan, komunikasi, pengurusan, dan pergudangan. Supply Chain Logistics adalah proses pengelolaan yang strategis terhadap pemindahan dan penyimpanan barang dari para supplier, diantara fasilitas - fasilitas perusahaan dan kepada para pelanggan untuk mencapai integrasi yang berimbang dan memiliki nilai tambah (value added) dari seluruh komponen sistem logistik. Penyimpanan memiliki peran yang penting dalam supply chain management/logistics, diantaranya adalah sebagai pemberi value added, menjaga kestabilan proses – proses bisnis yang terkait sehingga tidak terjadi lost sales. Secara umum permasalahan yang terjadi dalam sistem penyimpanan untuk komoditi teh terutama di PT Perkebunan Nusantara VIII Sedep Pangalengan adalah perencanaan dan pengendalian. Hal tersebut dikarenakan terjadinya ketidakseimbangan antara jumlah pasokan yang masuk ke penyimpanan dengan jumlah pengeluaran, dimana jumlah pasokan teh (hasil petik) dan proses produksi berlangsung terus – menerus sedangkan jumlah permintaan berfluktuatif. Akibatnya adalah kurang lancarnya proses aliran barang di penyimpanan dan terjadinya penumpukan di penyimpanan. Akibat lanjut terjadinya penumpukan di penyimpanan adalah meningkatnya biaya penyimpanan. Berdasarkan kondisi di atas, penulis mencoba untuk mengembangkan suatu model konseptual perencanaan dan pengendalian terhadap sistem penyimpanan untuk setiap proses yang terjadi dalam sistem penyimpanan yaitu proses barang masuk, pengemasan, penyimpanan dan barang keluar baik itu dari menambah proses bisnis yang baru ataupun mengurangi. Proses – proses yang terdapat dalam model konseptual perencanaan dan pengendalian yang dikembangkan oleh penulis diharapkan dapat minimal memperlancar proses aliran barang yang terdapat di penyimpanan akan tetapi hal tersebut harus didukung dengan pelaksanaan setiap proses bisnis yang terdapat dalam model dengan baik.
Description: Supply Chain Management (SCM) is an integration process among all the business process or element begin from end user until supplier who provide product, service and information which give a value added for the customer and everybody who connect to the business. Logistics Management is a company activities which connected to location, facility, transportation, storage, communication, administration and inventory. Supply chain logistics is a strategic controlling process for product’s movement and inventory from the supplier between company facilities and customer to achieve a balance integration and to have a value added from all the element of logistic system. Storage has an important role in supply chain management or logistic, such as giving a value added, keep the stability of business process, so there is no lost sales. In general, a problem which company appear in inventory or storage system for tea production, in this case for PT. Perkebunan Nusantara VIII Sedep Pangalengan, is planning and controlling. Those happen because there is unbalance between the input and the output which come to inventory or storage, this condition could be happen when the amount of the tea and the production process continuing while the demands are fluctuate. It effected the product flow process on inventory or storage and increasing the level of inventory or storage. More effect cause increasing the inventory or storage cost. Based on that condition, the writer try to develop a conceptual model of planning and controlling for every process that happen in inventory or storage system such as product input, packaging, storage, and a product output, where its increase or decrease the business process. All process on the conceptual model of planning and controlling which developed by the writer hopefully can fix the product flow process on inventory although it has be supported by a good business process execution.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/1494
Date: 2005


Files in this item

Files Size Format View Description
cover.pdf 98.61Kb PDF View/Open cover
content 1.pdf 1.538Mb PDF View/Open Content 1
content 2.pdf 5.880Mb PDF View/Open Content 2

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record