Pengaruh Non Performing Loan terhadap Rasio BOPO (Studi kasus pada Bank yang Listing di Bursa Efek Indonesia)

Widyatama Repository

Pengaruh Non Performing Loan terhadap Rasio BOPO (Studi kasus pada Bank yang Listing di Bursa Efek Indonesia)

Show full item record

Title: Pengaruh Non Performing Loan terhadap Rasio BOPO (Studi kasus pada Bank yang Listing di Bursa Efek Indonesia)
Author: Santoso, Harry
Abstract: Dalam era globalisasi ini para wiraswasta dan pengusaha bersaing berbagai cara dalam menjalankan usahanya agar tetap bertahan menghadapi para pesaingnya. Mereka menggunakan berbagai strategi salah satunya dalam meminjam modal ke bank, namun kadang-kadang tidak semua bank menyetujui pemberian kredit kepada debitur (wiraswasta dan pengusaha), karena bank harus menyeleksi setiap debitur agar tidak terjadi kredit bermasalah yang menyebabkan bank menderita kerugian. Pemberian kredit merupakan salah satu produk bank yang mengandung risiko kegagalan, pada dasarnya masalah yang dihadapi oleh bank dalam pemberian kredit ini adalah kredit yang bermasalah (Non Performing Loan), yaitu suatu keadaan dimana debitur tidak dapat memenuhi kewajiban atas kredit yang diperoleh dari bank, yaitu kewajiban atas pembayaran bunga dan pokok pinjaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan dari Non Performing Loan (NPL) terhadap rasio BOPO bank. Dalam perhitungan analisis, rasio Non Performing Loan (NPL) merupakan variabel independen (X), sedangkan rasio BOPO merupakan variabel dependen (Y). Penelitian ini berjudul Pengaruh Non Performing Loan Terhadap Rasio BOPO . Metode yang digunakan adalah metode Asosiatif Kausalitas. Bank-bank yang menjadi target penelitian ini adalah 12 bank dari 28 bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan adalah Rasio NPL dan Rasio BOPO dari laporan keuangan tahunan per tanggal 31 Desember 2005, 2006, 2007, 2008, dan 2009. Untuk memperkuat hasil analisis penelitian ini menggunakan statistik uji t. Dari hasil perhitungan, diperoleh persamaan regresi Y = 0,798 + 0,757 X , kemudian dari hasil pengujian korelasi diperoleh r = 0,343 dan koefisien determinasi sebesar 11,76%, karena signifikansi 0,007 > 0,005 berarti signifikan . Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa NPL berpengaruh secara signifikan terhadap BOPO bank. Dari hasil penelitian NPL hanya berpengaruh sebesar 11,76% terhadap rasio BOPO, sisanya sebesar 88,24% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya seperti pendapatan bank yang berasal dari pendapatan non operasional bank seperti: sewa fasilitas gedung yang dimiliki oleh bank, keuntungan penjualan aktiva tetap dan inventaris, selisih kurs.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/1448
Date: 2010


Files in this item

Files Size Format View Description
Bab1-2.pdf 18.64Mb PDF View/Open Bab I - II
Bab3-5.pdf 18.64Mb PDF View/Open Bab III - V
Cover.pdf 160.5Kb PDF View/Open cover

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record