Pengaruh Anggaran Berbasis Kinerja Terhadap Peningkatan Kinerja Aparatur (Studi Kasus pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat)

Widyatama Repository

Pengaruh Anggaran Berbasis Kinerja Terhadap Peningkatan Kinerja Aparatur (Studi Kasus pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat)

Show full item record

Title: Pengaruh Anggaran Berbasis Kinerja Terhadap Peningkatan Kinerja Aparatur (Studi Kasus pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat)
Author: Nuryuliadata, Elsa
Abstract: Pembangunan baik itu tingkat pusat ataupun ditingkat daerah tidak pernah terlepas dari unsur keuangan, pembangunan dengan keuangan hampir tak dapat dipisahkan karena keuangan merupakan kunci penting dalam menunjang pelaksanaan pembangunan. Namun dalam hal keuangan sering terdapat masalah yang dapat menghambat lajunya pembangunan baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah, tapi seperti yang kita ketahui hambatan justru sering dialami oleh daerah, apalagi daerah-daerah yang kurang potensial, baik itu sumber daya alamnya maupun sumber daya manusianya, termasuk yang diteliti penulis kali ini yang membahas pengaruh penyusunan anggaran berbasis kinerja terhadap peningkatan kinerja aparatur pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyusunan anggaran berbasis kinerja dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh anggaran berbasis kinerja terhadap peningkatan kinerja aparatur pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam penilitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan studi kasus. Dari data yang diperoleh akan diolah dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kuantitatif menggunakan analisis koefisien korelasi linear sederhana dan analisis koefisien determinasi. Dengan menggunakan rumus koefisien korelasi dapat diketahui nilai korelasi (r) adalah sebesar 0,567, ini berarti adanya hubungan yang sedang antara variabel anggaran berbasis kinerja dengan variabel peningkatan kinerja aparatur. Sedangkan menggunakan rumus koefisien determinasi maka dapat diketahui nilai koefisien determinasi sebesar 0,322 atau 32,20%. Artinya, pengaruh anggaran berbasis kinerja terhadap peningkatan kinerja aparatur sebesar 32,20%, sedangkan sisanya sebesar 57,80% dipengaruhi oleh faktor-faktor diluar anggaran berbasis kinerja Pengujian hipotesis dilakukan dengan menghitung ttabel dan thitung dimana ttabel adalah 2,353 dan thitung sebesar 3,514, Terlihat bahwa nilai thitung lebih besar dari ttabel yaitu 3,514 > 2,055, maka Ho ditolak. Artinya bahwa anggaran berbasis kinerja berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kinerja aparatur. Dari hasil pembahasan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa Penyusunan Anggaran yang Berbasis Kinerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat sudah efektif dan efisien Sehingga dapat diambil keputusan bahwa hipotesis yang penulis ajukan yaitu terdapat Pengaruh yang positif antara Anggaran Berbasis Kinerja terhadap Peningkatan Kinerja Aparatur memang benar adanya atau signifikan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/1418
Date: 2010


Files in this item

Files Size Format View Description
bab1-2.pdf 13.99Mb PDF View/Open bab1-2
bab3-5.pdf 18.81Mb PDF View/Open bab3-5
Cover.pdf 719.0Kb PDF View/Open cover

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record