Hubungan Analisis Laporan Keuangan Terhadap Pemberian Kredit Modal Kerja (Studi kasus pada Bank X di Bandung)

Widyatama Repository

Hubungan Analisis Laporan Keuangan Terhadap Pemberian Kredit Modal Kerja (Studi kasus pada Bank X di Bandung)

Show full item record

Title: Hubungan Analisis Laporan Keuangan Terhadap Pemberian Kredit Modal Kerja (Studi kasus pada Bank X di Bandung)
Author: Rezki, Muhammad
Abstract: Peranan bank yang bertindak sebagai salah satu bentuk lembaga keuangan yang bertujuan untuk memberikan kredit. Dalam pemberian kredit, bank harus yakin akan kemampuan dan kemauan nasabah untuk mengembalikan pinjaman beserta bunga tepat pada waktu yang telah ditentukan bank. Oleh karena itu, bank harus memperhatikan kinerja keuangan calon debitur sebagai bahan pertimbangan. Salah satu bentuk persetujuan kredit yang diberikan oleh bank adalah kredit modal kerja. Kredit yang diberikan tanpa didahului oleh analisis laporan keuangan yang profesional dapat diragukan mutunya sehingga dapat menimbulkan kredit macet dan bermasalah. Tujuan analisis laporan keuangan adalah untuk mengurangi dugaan murni, terkaan dan intuisi, mengurangi dan mempersempit lingkup ketidakpastian yang tidak biasa dielakkan pada setiap proses pengambilan keputusan. Sehingga apabila bank memberikan kredit setelah menganalisis laporan keuangan akan mengurangi resiko-resiko yang ada. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, yaitu penelitian atas data-data yang telah dikumpulkan melalui observasi dan wawancara pada bagian yang berhubungan dengan pengolahan data pemberian kredit untuk mendapatkan data primer, sedangkan data sekunder diperoleh dari kinerja keuangan perusahaan yang mengajukan kredit. Untuk mengolah dan menganalisis data yang telah dikumpulkan, maka penulis melakukan perhitungan dengan menggunakan metode statistik analisis regresi berganda, koefesien korelasi berganda, koefesien determinan serta pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t dan uji F. Dari hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang signifikan secara simultan antara rasio likuiditas, leverage (solvabilitas) dan profitabilitas (keuntungan) karena F hitung 10,622 < F tabel (4,4) 6.3882. Secara parsial, hasil perhitungan rasio keuangan menunjukan bahwa rasio likuiditas memiliki hubungan yang signifikan secara negatif terhadap efektivitas pemberian kredit modal kerja oleh bank disebabkan karena memperhitungkan kemampuan calon debitur untuk membayar kewajiban jangka pendek pada saat jatuh tempo, rasio leverage (solvabilitas) memiliki hubungan yang signifikan secara positif disebabkan karena memperhitungkan kewajiban keuangan calon debitur baik jangka panjang maupun jangka pendek bila terjadi likuidasi dan rasio profitabilitas (keuntungan) memiliki hubungan yang signifikan secara positif disebabkan karena memperhitungkan kemampuan calon debitur dalam menghasilkan laba selama periode tertentu.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/1409
Date: 2010


Files in this item

Files Size Format View Description
bab1.pdf 4.847Mb PDF View/Open ba1
bab2.pdf 15.17Mb PDF View/Open bab2
bab3-5.pdf 15.99Mb PDF View/Open bab3-5
Cover.pdf 3.437Mb PDF View/Open Cover

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record