Pengaruh Biaya Mutu Terhadap Efektivitas Pendapatan Operasional Perusahaan

Widyatama Repository

Pengaruh Biaya Mutu Terhadap Efektivitas Pendapatan Operasional Perusahaan

Show full item record

Title: Pengaruh Biaya Mutu Terhadap Efektivitas Pendapatan Operasional Perusahaan
Author: Santri Martha, Dita
Abstract: Tolak ukur keberhasilan suatu perusahaan salah satunya dapat dilihat dari besarnya pendapatan operasional yang diperoleh oleh perusahaan. Pendapatan operasional perusahaan yang tinggi dapat mendukung kelangsungan hidup suatu perusahaan, oleh karena itu untuk menaikkan pendapatan operasionalnya perusahaan harus mengorbankan sejumlah biaya diantaranya biaya mutu yang terdiri dari biaya pengendalian dan biaya kegagalan. Pendapatan PT. INTI (Persero), dari tahun ketahun mengalami fluktuasi seiring berubahnya biaya mutu yang dikeluarkan perusahaan. Fluktuasi tersebut menggambarkan pendapatan operasionalnya yang diperoleh perusahaan tidak semaksimal pendapatan operasional yang diharapkan. Objek dari penelitian ini adalah biaya mutu dan pendapatan operasional pada Divisi Pengembangan dan Produk PT. INTI (Persero). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kenaikan biaya mutu terhadap efektivitas pendapatan operasional. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan studi kasus. Pengujian statistik menggunakan korelasi pearson product moment, dan untuk melakukan pengujian hipotesis dilakukan dengan uji t yaitu membandingkan antara thitung dan ttabel, sedangkan pengumpulan data-data yang dilakukan melalui studi observasi dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil perhitungan, maka diperoleh kesimpulan dari hasil pengolahan data, diperoleh r sebesar 0,530 untuk biaya pengendalian yang menunjukkan terdapat hubungan yang kuat antara biaya pengendalian terhadap pendapatan operasional. Sedangkan untuk biaya kegagalan diperoleh nilai r sebesar 0,567 yang menunjukkan terdapat hubungan yang sangat kuat antar biaya kegagalan terhadap pendapatan operasional. Dengan hasil koefisien determinasi sebesar 28,09% untuk biaya pengendalian menunjukkan besarnya pendapatan operasionalnya dipengaruhi oleh pengendalian, selebihnya yaitu sebesar 71,91% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Sedangkan untuk biaya kegagalan diperoleh hasil koefisien determinasi sebesar 32,14% untuk biaya kegagalan yang menunjukkan besarnya pendapatan operasionalnya yang dipengaruhi oleh biaya kegagalan, selebihnya yaitu 67,86% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Dari hasil perhitungan untuk biaya pengendalian diperoleh – ttabel < thitung < ttabel (- 2,776<1,25<2,776), sehingga hipotesis Ho diterima dan menolak Ha. Sedangkan hasil perhitungan untuk biaya kegagalan diperoleh – ttabel < thitung < ttabel (- 2,776<1,38<2,776), sehingga hipotesis Ho diterima dan menolak Ha
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/1149
Date: 2010-11-01


Files in this item

Files Size Format View Description
Dita Santri Martha 0108A03.pdf 7.118Mb PDF View/Open Pendahulauan s.d. Simpulan dan Saran

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record