Analisis Perbandingan Perhitungan Laba Sebelum Pajak Menurut Standar Akuntansi Keuangan Dengan Penghasilan Kena Pajak Menurut Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan Perpajakan (Studi Kasus pada PT. MI Bekasi)

Widyatama Repository

Analisis Perbandingan Perhitungan Laba Sebelum Pajak Menurut Standar Akuntansi Keuangan Dengan Penghasilan Kena Pajak Menurut Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan Perpajakan (Studi Kasus pada PT. MI Bekasi)

Show full item record

Title: Analisis Perbandingan Perhitungan Laba Sebelum Pajak Menurut Standar Akuntansi Keuangan Dengan Penghasilan Kena Pajak Menurut Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan Perpajakan (Studi Kasus pada PT. MI Bekasi)
Author: Ariaty, Melvi Dwi
Abstract: Secara umum perusahaan membuat laporan keuangan dengan tujuan untuk menyediakan informasi dalam pengambilan keputusan, sedangkan bagi instansi pajak laporan keuangan dibutuhkan untuk menghitung besarnya jumlah pajak penghasilan terutang yang harus dibayar oleh perusahaan. Laporan keuangan yang dipersiapkan untuk kepentingan perusahaan akan berbeda dengan laporan keuangan yang dipersiapkan untuk kepentingan perpajakan. Dengan kata lain laporan keuangan perusahaan (Komersial) mengacu kepada Standar Akuntansi Keuangan, sedangkan data pengisian Surat Pemberitahuan mengacu kepada ketentuan Peraturan Perundang-Undangan Perpajakan yang mengakibatkan adanya perbedaan penghitungan atau pengakuan mengenai penghasilan dan biaya. Perusahaan yang diteliti dalam penulisan skripsi ini adalah PT. MI yang berkedudukan di Cibitung Bekasi, Jawa Barat merupakan perusahaan industri komponen dan perlengkapan kendaraan bermotor roda dua dan tiga dengan objek penelitian pada bagian Akuntansi. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode deskriptif yaitu metode yang digunakan dengan cara mengumpulkan, menyusun, mengkualifikasikan, menganalisis dan menyimpulkan data, sehingga memberikan gambaran yang jelas atas objek yang diteliti. Dalam penelitian ini dapat dilihat perbedaan antara laba sebelum pajak dengan penghasilan kena pajak yaitu: harga pokok penjualan tahun 2003 sebesar Rp. 7,614,000,-, laba rugi tahun 2002 sebesar Rp. 1,709,047,-, laba rugi tahun 2003 sebesar Rp. (41,605,552,-), dan laba rugi tahun 2004 sebesar Rp. 490,220,234,-. Dengan demikian perusahaan telah mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa perbedaan yang terjadi dikarenakan perusahaan mengikuti aturan Standar Akuntansi Keuangan dalam menyajikan laporan keuangan komersial dan Ketetapan Peraturan Perundang-Undangan Perpajakan dalam menyajikan laporan keuangan fiskal. Saran yang yang diberikan oleh penukis kepada PT. MI adalah agar perusahaan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku dengan menyajikan laporan keuangan yang telah diaudut.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/1091
Date: 2006-03


Files in this item

Files Size Format View
LibDat.xls 19Kb Microsoft Excel View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record