Analisis Perbandingan Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Perusahaan ( Suatu Survei pada Kelompok Industri Rokok)

Widyatama Repository

Analisis Perbandingan Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Perusahaan ( Suatu Survei pada Kelompok Industri Rokok)

Show full item record

Title: Analisis Perbandingan Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Perusahaan ( Suatu Survei pada Kelompok Industri Rokok)
Author: Hasmito, Wendi
Abstract: Laporan keuangan merupakan hasil pengumpulan dan pengolahan data keuangan yang sangat berperan dalam membantu para pemakai baik itu investor dan para pelaku pasar modal lainnya dalam menilai kinerja perusahaan. Salah satu alat analisis atas laporan keungan adalah dengan menggunakan analisis Common Size Financial Statement (bentuk persentase per komponen). Analisis ini tidak terbatas pada rumus melainkan menghitung dari perbandingan persentase data. Walaupun masih jarang digunakan namun teknik analisis ini dapat memberikan gambaran yang lebih dalam atau detail bagi publik tentang kinerja keuangan suatu perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penggunaan teknik analisis bentuk common size dalam membandingkan kemampuan atau kinerja suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya yang sejenis dari tahun ke tahun agar dapat diketahui kelebihan dan kekurangan pada masing-masing perusahaan. Oleh karena itu penulis memilih judul â Analisis Perbandingan Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Perusahaanâ . Dalam penelitian ini, penulis menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan selama kurun waktu empat (4) tahun dari tahun 2004 hingga tahun 2007. Laporan keuangan tersebut adalah milik perusahaan-perusahaan industri rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Terdapat empat perusahaan industri rokok yang terdaftar di BEI, yaitu PT Bentoel Internasional Investama Tbk, PT British American Tobacco Indonesia Tbk, PT Gudang Garam Tbk, dan PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. Metode analisis yang digunakan adalah common size dimana nilai dalam laporan keuangan disederhanakan ke dalam persen dari total keseluruhan sehingga mudah dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan kemampuan atau kinerja perusahaan setelah dilihat dari perubahan-perubahan yang terjadi pada akun-akun laporan keuangannya masing-masing. Dari perbandingan ini dapat ditentukan perusahaan mana yang lebih baik dan lebih stabil dibanding perusahaan lainnya. Setelah dilakukannya analisis common size pada kelompok industri rokok, secara keseluruhan dapat disimpulkan kinerja terbaik dimiliki PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk dengan keberhasilan perusahaan menjaga kestabilan aktiva lancarnya dengan rata-rata 73,42 %, meningkatnya nilai ekuitas perusahaan yang menunjukkan perusahaan mampu mengoptimalkan sumber-sumber daya yang dimilikinya, dan pertumbuhan laba usaha perusahaan sebesar 25,07 % per tahun. Sedangkan kinerja terburuk adalah pada PT British American Tobacco Indonesia Tbk karena nilai rekening-rekening perusahaan selalu berfluktuatif, nilai ekuitas perusahaan yang semakin menurun dari tahun ke tahun, dan perusahaan mengalami rugi usaha selama empat tahun berturut-turut. Hasil penelitian diharapkan dapat membantu para pembaca dan pihak-pihak yang berkepentingan dalam membandingkan kinerja perusahaan industri rokok serta dapat membantu para peneliti lain yang akan melakukan penelitian pada jenis industri yang lebih beragam.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/940
Date: 2008-09


Files in this item

Files Size Format View
bab1-2.pdf 712.0Kb PDF View/Open
bab3-4.pdf 685.3Kb PDF View/Open
bab5.pdf 72.69Kb PDF View/Open
cover.pdf 195.0Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record