Analisis Pendapatan Asli Daerah Atas Besarnya Belanja Operasional Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan (Studi kasus pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kuningan)

Widyatama Repository

Analisis Pendapatan Asli Daerah Atas Besarnya Belanja Operasional Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan (Studi kasus pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kuningan)

Show full item record

Title: Analisis Pendapatan Asli Daerah Atas Besarnya Belanja Operasional Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan (Studi kasus pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kuningan)
Author: Kusumawardani, Nurul Kamaril
Abstract: Skripsi yang berjudul â Analisis Pendapatan Asli Daerah Atas Besarnya Belanja Operasional Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Kuninganâ ini beranjak dari masalah yang dihadapi oleh pemerintah daerah Kabupaten Kuningan sekarang ini. Adapun masalah yang dihadapai tersebut adalah masih lemahnya kemampuan Pendapatan Asli Daerah, sehinggga akan berpengaruh secara langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah yang merupakan sumber keuangan untuk membiayai Belanja Operasional. Pendapatan Asli Daerah adalah pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan Peraturan Daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Belanja Operasional atau Belanja Rutin adalah pengeluaran yang manfaatnya hanya untuk satu tahun anggaran dan tidak menambah asset atau kekayaan bagi daerah. Dimana Pendapatan Asli Daerah digunakan untuk membiayai seluruh kebutuhan daerah tersebut sesuai dengan asas desentralisasi. Penelitian ini mencoba untuk mengetahui besarnya Pendapatan Asli Daerah atas besarnya Belanja Operasional, dengan menggunakan Metode Deskriptif dengan pendekatan studi kasus, penulis berusaha untuk memecahkan masalah melalui data-data yang dikumpulkan untuk kemudian diolah dan di analisis. Besarnya jumlah pendapatan asli daerah yang diperoleh digunakan untuk memenuhi semua kebutuhan daerah khususnya untuk belanja operasional. Namun pada kenyataannya besarnya pendapatan asli daerah belum dapat memenuhi kebutuhan belanja operasional daerahnya. Untuk dapat memenuhi kebutuhan belanja operasional daerah diperlukan adanya sumber keuangan yang lain. Sumber keuangan yang lain itu dapat diperoleh melalui dana perimbangan dan juga lain-lain pendapatan daerah yang sah. Dana perimbangan merupakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional yang di alokasikan kepada daerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. Sedangkan lain-lain pendapatan yang sah yaitu pendapatan yang bersumber dari hibah atau penerimaan dari daerah propinsi atau daerah kabupaten/kota lainnya. Besarnya pendapatan asli daerah terhadap belanja operasional hanya sebagian kecilnya. Hal ini dapat dilihat dari kontribusi pendapatan asli daerah terhadap belanja operasional daerah utnuk tiga tahun dari tahun 2002, 2003, 2004 yaitu sebesar 6,58%, 6,53%, dan 7,16%. Dari kontribusi tersebut dapat dilihat bahwa Kabupaten Kuningan masih belum mampu memenuhi kebutuhan belanja operasional daerahnya, meskipun pendapatan asli daerah untuk setiuap tahunnya meningkat tapi belum mampu mengimbangi besarnya peningkatan belanja operasional daerahnya. Dengan demikian Pemerintah Daerah belum dapat mengurangi kebutuhan akan belanja operasional yang mana setiap tahun mengalami peningkatan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/914
Date: 2006-03


Files in this item

Files Size Format View
content 1.pdf 772.9Kb PDF View/Open
content 2.pdf 730.8Kb PDF View/Open
content 3.pdf 109.1Kb PDF View/Open
cover.pdf 109.4Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record