Analisis Earning Management dan Penurunan Kinerja pada Perusahaan yang Melakukan Public Offering

Widyatama Repository

Analisis Earning Management dan Penurunan Kinerja pada Perusahaan yang Melakukan Public Offering

Show full item record

Title: Analisis Earning Management dan Penurunan Kinerja pada Perusahaan yang Melakukan Public Offering
Author: Sartika, Yuarny
Abstract: Dewasa ini, persaingan khususnya dalam bidang ekonomi semakin ketat. Salah satu cara untuk dapat bertahan adalah dengan mempunyai struktur modal yang baik. Perusahaan bisa mendapatkan dana dari pemilik, kreditur, maupun pasar modal. Saham yang diterbitkan perusahaan dapat dijual kepada publik di pasar modal. Aktivitas perusahaan untuk menjual sahamnya kepada publik dikenal dengan istilah public offering. Di pasar modal, tak jarang terjadi kesenjangan informasi antara investor dengan manajemen. Kondisi ini dimanfaatkan manajemen pada saat melakukan public offering dengan memanipulasi kinerja mereka melalui peningkatan laba. Tindakan ini dinamakan earning management. Earning management bertujuan agar pasar memberikan respon positif atas penerbitan saham. Menjelang public offering, kinerja perusahaan yang melakukan earning management akan terlihat baik. Namun, kinerja yang baik tersebut tidak bisa dipertahankan sehingga menyebabkan penurunan kinerja. Atas dasar tersebut, penulis melakukan penelitian dengan judul â Analisis Earning Management dan Penurunan Kinerja pada Perusahaan yang Melakukan Public Offeringâ . Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat indikasi praktik earning management pada perusahaan yang melakukan public offering dan apakah perusahaan yang mempunyai indikasi melakukan earning management mengalami penurunan kinerja. Perusahaan yang diteliti adalah perusahaan yang go public (IPO) dan melakukan right issue pada tahun 2002-2004. Kinerja yang diteliti adalah kinerja jangka pendek yang dibatasi selama 6 bulan pasca penawaran. Harga saham dan return saham digunakan sebagai ukuran kinerja. Discretionary accruals digunakan sebagai indikasi adanya earning management. Metode statistik yang dipakai adalah uji Mann-Whitney dan analisis regresi. Uji Mann-Whitney digunakan untuk menentukan perusahaan yang melakukan earning management dengan menaikkan laba. Analisis regresi digunakan untuk menentukan hubungan antara earning management dengan kinerja. Taraf signifikansi yang digunakan adalah 5%. Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak 47,83% dari 23 perusahaan yang diteliti menaikkan laba mereka. Analisis regresi menunjukkan adanya hubungan yang negatif antara discretionary accruals dengan kinerja yang berarti semakin besar discretionary accruals maka semakin menurun kinerja. Jadi, penelitian ini berhasil membuktikan dugaan bahwa terdapat indikasi praktik earning management pada perusahaan yang melakukan public offering dan perusahaan yang mempunyai indikasi melakukan earning management mengalami penurunan kinerja.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/909
Date: 2006-01


Files in this item

Files Size Format View
content 1.pdf 1.842Mb PDF View/Open
content 2.pdf 631.1Kb PDF View/Open
cover.pdf 79.56Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record