Fungsi Sistem Pengendalian Internal dalam Proses Penyajian Laporan Keuangan Guna Meningkatkan Kelayakan Penyajian Laporan Keuanganâ ( Studi kasus pada PT. Tawekal Megah Laksana Banjaran Bandung Jawa Barat ).

Widyatama Repository

Fungsi Sistem Pengendalian Internal dalam Proses Penyajian Laporan Keuangan Guna Meningkatkan Kelayakan Penyajian Laporan Keuanganâ ( Studi kasus pada PT. Tawekal Megah Laksana Banjaran Bandung Jawa Barat ).

Show full item record

Title: Fungsi Sistem Pengendalian Internal dalam Proses Penyajian Laporan Keuangan Guna Meningkatkan Kelayakan Penyajian Laporan Keuanganâ ( Studi kasus pada PT. Tawekal Megah Laksana Banjaran Bandung Jawa Barat ).
Author: Nurlela, Siti
Abstract: Laporan keuangan berguna dalam proses pengambilan keputusan karenanya memerlukan pengendalian dalam proses pembuatan laporan keuangan tersebut. Penelitian dilakukan pada PT. Tawekal Megah Laksana guna mengetahui kememadaian fungsi SPI dan untuk mengetahui fungsi SPI dalam proses penyajian laporan keuangan guna meningkatkan kelayakan penyajian laporan keuangan di perusahaan tersebut. Penulis menggunakan metode deskriptif dengan membagikan kuesioner kepada 6 orang responden yang bekerja di perusahaan tersebut sehingga diperoleh data-data yang kemudian dianalisis menggunakan analisis koefisien rank spearman dan analisis korelasi determinasi. Yang menjadi objek penelitian ini adalah mengenai fungsi SPI dalam proses penyajian laporan keuangan guna meningkatkan kelayakan penyajian laporan keuangan pada perusahaan tersebut. Sistem pengendalian internal di PT. Tawekal Megah Laksana telah berjalan dengan baik. Hal itu dapat diketahui dengan mengolah jawaban dari para responden atas kuesioner yakni dengan hasil sebesar 85,42 % yang artinya bahwa sistem pengendalian internal di PT. Tawekal Megah Laksana telah berjalan dengan baik. Dan dari jawaban responden atas kuesioner diperoleh pernyataan bahwa fungsi SPI dalam proses penyajian laporan keuangan telah berjalan baik sehingga dapat meningkatkan kelayakan penyajian laporan keuangan. Dengan hasil sebesar 87,04%. Sebaiknya sistem informasi lebih ditingkatkan lagi guna memotivasi karyawan dalam mematuhi peraturan yang ada, pemberian reward maupun punishment harus lebih diperhatikan dan sebaiknya untuk para karyawan yang memegang peranan penting di perusahaan diadakan keharusan untuk mengambil cuti sehingga hasil kinerjanya dapat dievaluasi oleh karyawan yang menggantikannya selama cuti tersebut.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/870
Date: 2006-03


Files in this item

Files Size Format View Description
content 1.pdf 1.007Mb PDF View/Open content 1
content 2.pdf 938.9Kb PDF View/Open content 2
content 3.pdf 304.5Kb PDF View/Open content 3
cover.pdf 64.65Kb PDF View/Open cover

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record