Analisis Laporan Keuangan Bentuk Persentase Perkomponen Untuk Membandingkan Kinerja Perusahaan

Widyatama Repository

Analisis Laporan Keuangan Bentuk Persentase Perkomponen Untuk Membandingkan Kinerja Perusahaan

Show full item record

Title: Analisis Laporan Keuangan Bentuk Persentase Perkomponen Untuk Membandingkan Kinerja Perusahaan
Author: Indra, Franky
Abstract: Laporan keuangan merupakan hasil pengumpulan dan pengolahan data keuangan yang sangat berperan dalam membantu para pemakai baik itu investor dan para pelaku pasar modal lainnya dalam menilai kinerja perusahaan. Ada banyak teknik analisis yang bisa digunakan dalam menilai kinerja perusahaan, tapi teknik analisis yang paling baik dalam melakukan analisis adalah Laporan Keuangan Bentuk Persentase Per Komponen (common size financial statement). Analisis tidak terbatas pada rumus melainkan menghitung dari perbandingan persentase data. Dengan menggunakan teknik analisis ini dapat diperoleh gambaran mengenai kondisi yang lebih detail bagi publik mengenai kinerja keuangan suatu perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penggunaan teknik analisis bentuk persentase per komponen (common size) dalam membandingkan kemampuan atau kinerja suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya yang sejenis dari tahun ke tahun agar dapat diketahui kelebihan dan kekurangan pada masing-masing perusahaan, penyebab-penyebab penyimpangan, dan kemudian dapat dicari solusi untuk peningkatan kualitasnya. Oleh karena itu penulis memilih judul â Analisis Laporan Keuangan Bentuk Persentase Per Komponen Untuk Membandingkan Kinerja Perusahaanâ â . Dalam penelitian ini, penulis menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan selama kurun waktu tiga (3) tahun dari tahun 2001 hingga tahun 2003. Laporan keuangan tersebut milik perusahaan-perusahaan laporan keuangan tersebut adalah milik peruahaan-perusahaan industri rokok yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Terdapat empat perusahaan industri rokok yang terdaftar sebagai emiten di BEJ yaitu PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk., PT British American Tobacco Indonesia Tbk., PT Gudang Garam Tbk., dan PT Bentoel International Investama (Transindo Multiprima) Tbk. Metode analisis yang digunakan adalah bentuk persentase per komponen dimana nilai dalam laporan keuangan disederhanakan kedalam persen dari total keseluruhan sehingga mudah dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan kemampuan atau kinerja perusahaan setelah dilihat dari perubahan-perubahan yang terjadi pada akun-akun laporan keuangannya masing-masing. Dari perbandingan ini dapat ditentukan perusahaan mana yang lebih baik dan lebih stabil dibanding lainnya. Secara keseluruhan dapat disimpulkan selama jangka waktu tiga (3) tahun kinerja industri rokok dapat kembali membaik setelah mengalami krisis ekonomi yang berkepanjangan serta kelalaian perusahaan dalam kegiatan pendanaannya.. Kinerja terbaik perusahaan dimiliki oleh PT British American Tobacco Indonesia Tbk, dan kinerja terburuk terdapat pada PT Bentoel International Investama (Transindo Multiprima)Tbk. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu para pembaca dan investor dalam membandingkan kinerja perusahaan lain.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/861
Date: 2005-07


Files in this item

Files Size Format View Description
content 1.pdf 1.445Mb PDF View/Open content 1
content 2.pdf 1.158Mb PDF View/Open content 2
content 3.pdf 169.3Kb PDF View/Open content 3
cover.pdf 128.0Kb PDF View/Open cover

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record