Peranan Biaya Pemeliharaan dan Perbaikan Dalam Meningkatkan Pendapatan Operasional Rumah Sakit AL ISLAM Bandung

Widyatama Repository

Peranan Biaya Pemeliharaan dan Perbaikan Dalam Meningkatkan Pendapatan Operasional Rumah Sakit AL ISLAM Bandung

Show full item record

Title: Peranan Biaya Pemeliharaan dan Perbaikan Dalam Meningkatkan Pendapatan Operasional Rumah Sakit AL ISLAM Bandung
Author: Faisal, Fontana
Abstract: Rumah Sakit AL ISLAM Bandung merupakan perusahaan jasa yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan, yang berlokasi di jalan Soekarno-Hatta No. 644 Bandung. Di dalam menjalankan aktivitasnya, biaya pemeliharaan dan perbaikan merupakan biaya operasional yang mempunyai manfaat jangka pendek. Pihak rumah sakit berusaha mengoptimalkan kegiatan operasional yang akan dilakukan oleh perusahaan dalam upaya menjaga kepuasan konsumen dan peningkatan pendapatan operasional. Akan tetapi, dalam penelitian yang telah dilakukan selama 24 bulan yaitu dari bulan Januari 2005 sampai Desember 2006 Rumah Sakit AL ISLAM Bandung menghadapi masalah yaitu besarnya pengeluaran biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak menentu tiap bulannya, sehingga menyebabkan pendapatan rumah sakit mengalami fluktuasi turun naik. Penelitian ini dilakukan dengan metode explanatory. Penelitian explanatory menjelaskan hubungan kausal antara variabel independen dan variabel dependen melalui pengujian hipotesis atau penelitian penjelasan. Objek penelitian dalam penyusunan skripsi ini adalah biaya pemeliharaan dan perbaikan operasional sebagai variabel independen, dan pendapatan operasional rumah sakit sebagai variabel dependen. Hipotesis yang dapat dijadikan sebagai dasar pemikiran dalam penelitian ini adalah â Besarnya biaya pemeliharaan dan perbaikan mempunyai peranan yang sangat besar terhadap pendapatan operasional rumah sakitâ . Bentuk pengujian hipotesis yaitu dua pihak atau two tail yang menggunakan rumus statistik t.. Uji dua pihak digunakan penulis karena belum diketahui secara pasti peranan biaya pemeliharaan dan perbaikan dengan pendapatan dan disebabkan juga oleh data yang cenderung mengalami perubahan tiap bulannya. Pengujian keberartian (signifikan) dengan menggunakan uji-t pada tingkat kepercayaan 95% dengan derajat kebebasan 5% dan jumlah sampel 24, diperoleh nilai t-tabel sebesar 2,047, sedangkan t-hitung berdasarkan output SPSS diperoleh sebesar 5,215. Dengan demikian nilai t-hitung > t-tabel, maka Ho ditolak. Ini berarti bahwa biaya pemeliharaan dan perbaikan berperan secara signifikan dengan pendapatan operasional. Berdasarkan output SPSS diperoleh model regresi linier sederhana adalah Y = 1.611.062.613,356 + 35,379 X dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,744, yang menunjukkan bahwa adanya hubungan yang kuat antara biaya pemeliharaan dan perbaikan dengan pendapatan operasional. Hasil analisis yang diperoleh dari koefisien determinasi dengan program komputer SPSS adalah sebesar 0,553 atau 55,30%. Artinya bahwa biaya pemeliharaan dan perbaikan akan mempengaruhi pendapatan operasional sebesar 55,30%, sedangkan sisanya sebesar 44,70% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar biaya pemeliharaan dan perbaikan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/753
Date: 2008-01


Files in this item

Files Size Format View Description
content 1.pdf 1.602Mb PDF View/Open content 1
content 2.pdf 681.3Kb PDF View/Open content 2
cover.pdf 96.16Kb PDF View/Open cover

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record