Faktor-Faktor yang Menjadi Pertimbangan Akuntan Publik untuk Mendeteksi Kemungkinan Salah Saji Material dalam Penugasan Audit Sebagai Akibat Kecurangan Manajemen

Widyatama Repository

Faktor-Faktor yang Menjadi Pertimbangan Akuntan Publik untuk Mendeteksi Kemungkinan Salah Saji Material dalam Penugasan Audit Sebagai Akibat Kecurangan Manajemen

Show full item record

Title: Faktor-Faktor yang Menjadi Pertimbangan Akuntan Publik untuk Mendeteksi Kemungkinan Salah Saji Material dalam Penugasan Audit Sebagai Akibat Kecurangan Manajemen
Author: Hardika, Sondang
Abstract: Penelitian ini merupakan suatu survei deskriptif kualitatif yang dilakukan pada Kantor Akuntan Publik yang terdapat di Bandung yang terdaftar di IAI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi pertimbangan akuntan publik untuk mendeteksi kemungkinan salah saji material dalam penugasan audit sebagai akibat kecurangan manajemen, serta faktor apa yang paling dominan menjadi pertimbangan akuntan publik untuk mendeteksi kemungkinan salah saji material dalam penugasan audit sebagai akibat kecurangan manajemen. Dalam penelitian ini tidak ditentukan sebelumnya sebuah hipotesis, sesuai dengan tujuan umum dari penelitian deskriptif ini yaitu â tidak dimaksudkan untuk menguji hipotesis tertentu tetapi hanya menggambarkan â apa adanyaâ tentang suatu variabel, gejala atau keadaan.â (Suharsimi, 1995:310) Enam faktor yang dikaji dalam penelitian ini bersumber dari perpaduan teori yang dikemukakan oleh Taylor and Glezen serta PSA no 70 (SAS 82). Dari hasil penelitian diketahui bahwa faktor-faktor yang menjadi pertimbangan akuntan publik untuk mendeteksi kemungkinan salah saji material dalam penugasan audit sebagai akibat kecurangan manajemen serta faktor apa yang paling dominan menjadi pertimbangan akuntan publik untuk mendeteksi kemungkinan salah saji material dalam penugasan audit sebagai akibat kecurangan manajemen yang diurutkan berdasarkan tingkat intensitasnya adalah faktor kondisi(81,9%); faktor karakteristik dan pengaruh manajemen terhadap lingkungan pengendalian(80,83%); faktor karakteristik operasi dan stabilitas keuangan(80,13%); faktor kondisi industri(79,5%); faktor sikap manajemen(78,3%); faktor motivasi(73,25%).
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/735
Date: 2005-09


Files in this item

Files Size Format View Description
content 1.pdf 1.748Mb PDF View/Open content 1
content 2.pdf 4.237Mb PDF View/Open content 2
cover.pdf 63.58Kb PDF View/Open cover

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record