Analisis Penanganan Produk (Obat) Retur Dengan Pendekatan Minimasi Total Biaya Retur(Studi Kasus di P.T. TROPICA MAS PHARMACEUTICALS)

Widyatama Repository

Analisis Penanganan Produk (Obat) Retur Dengan Pendekatan Minimasi Total Biaya Retur(Studi Kasus di P.T. TROPICA MAS PHARMACEUTICALS)

Show full item record

Title: Analisis Penanganan Produk (Obat) Retur Dengan Pendekatan Minimasi Total Biaya Retur(Studi Kasus di P.T. TROPICA MAS PHARMACEUTICALS)
Author: Aryawan, Dewa Gede Oka W. P.
Abstract: Barang retur yang terjadi di P.T. TROPICA MAS PHARMACEUTICALS merupakan suatu masalah yang dihadapi perusahaan, dimana barang-barang retur yang dikembalikan oleh pihak distributor atau konsumen kepada perusahaan dinilai tinggi. Penelitian ini mengkaji masalah tentang bagaimana pengelolaan barang retur yang disebabkan oleh kerusakan produk, kadaluarsa, kesalahan pengiriman, trade-ins, dan alasan-alasan lainnya. Hal ini dilakukan untuk menekan dan mengurangi biaya barang retur yang dikembalikan oleh distributor atau konsumen sehingga biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan seminimal mungkin dan dapat digunakan oleh perusahaan di masa mendatang atau dialihkan ke bagian lain. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya retur dibandingkan dengan standar biaya retur barang yang diijinkan perusahaan, perusahaan mengeluarkan kebijakan bahwa biaya retur kurang dari 2% dari total penjualan pertahunnya. Perhitungan 2% dari total penjualan dalam 1 (satu) tahun yaitu sebesar Rp 4.280.677.991,- x 2% = Rp 85.613.560,-. Dilihat dari kebijakan perusahaan bahwa nilai barang retur sebesar Rp 76.059.250,- terpenuhi oleh kebijakan perusahan karena kurang dari 2% biaya retur barang. Sedangkan total penanganan biaya retur dalam 1 tahun sebesar Rp 109.817.775,- ditambahkan dengan nilai barang retur sebesar Rp 76.059.250,- merupakan total biaya retur dalam 1 tahun yang dikeluarkan perusahaan sebesar Rp 185.877.025,-. Ditinjau dari kebijakan perusahan yang menerangkan bahwa biaya retur sebesar 2% dari total penjualan dalam 1 tahun tidak mencukupi biaya retur sebenarnya. Perhitungaan saat ini yang dilakukan perusahaan dalam menangani biaya barang retur kurang dari 2%, dikarenakan biaya penanganannya tidak dicantumkan. Akan tetapi dimasukkan kedalam beban operasional perusahaan seharusnya biaya barang retur ini masuk kedalam beban retur. Pada perhitungan penelitian dihasilkan bahwa penanganan barang retur lebih dari 2% karena biaya penanganan barang retur dimasukkan kedalam perhitungan dan merupakan beban retur. Memperhatikan tahapan proses penanganan barang retur, maka upaya yang dapat dilakukan oleh perusahaan antara lain: meminimasi ongkos barang retur, mengatur pergerakan barang untuk mereduksi biaya retur, menerapkan sistem transportasi yang inovatif, pemilihan alat angkut, meningkatkan pengiriman atau meningkatkan persediaan barang jadi di gudang, mengubah konfigurasi pusat distribusi, mengubah kemasan dan menentukan sistem proses penanganan yang lebih baik. Diyakini melalui upaya-upaya tersebut dapat berupa berdampak pada penurunan biaya penanganan barang retur.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/725
Date: 2005-11


Files in this item

Files Size Format View Description
content 1.pdf 2.010Mb PDF View/Open content 1
content 2.pdf 3.071Mb PDF View/Open content 2
cover.pdf 97.06Kb PDF View/Open cover

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record