Peranan Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Karet Dalam Usaha Meningkatkan Efisiensi Biaya Persediaan Pada PT. Rona Damar Sejahtera

Widyatama Repository

Peranan Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Karet Dalam Usaha Meningkatkan Efisiensi Biaya Persediaan Pada PT. Rona Damar Sejahtera

Show full item record

Title: Peranan Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Karet Dalam Usaha Meningkatkan Efisiensi Biaya Persediaan Pada PT. Rona Damar Sejahtera
Author: Setiawan S, Adi
Abstract: Richardus Eko Indrajit dan Richardus Djokopranoto mengemukakan bahwa Manajemen Persediaan ( inventory control ) atau disebut juga inventory management atau pengendalian tingkat persediaan adalah kegiatan yang berhubungan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan penentuan kebutuhan material sedemikian rupa sehingga di satu pihak kebutuhan operasi dapat dipenuhi pada waktunya dan di lain pihak investasi persediaan material dapat ditekan secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai peranan perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku karet dalam usaha meningkatkan efisiensi biaya persediaan pada PT. Rona Damar Sejahtera khususnya pada bagian pencampuran ( Raw Mixing Department ) pada produk WIP Water Based Raw. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif, dimana pengumpulan data dilakukan melalui penelitian kepustakaan (Library Research), penelitian lapangan / observasi (Field Research), dan wawancara dengan pihak perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa sering kali sistem pemenuhan bahan baku di PT. Rona Damar Sejahtera tidak berjalan sesuai dengan harapan, keterlambatan datangnya bahan baku, ditolak pada saat diinspeksi oleh bagian QC karena tidak memenuhi standar kualitas yang ditetapkan sehingga sebagian barang ada yang dikembalikan (diretur) yang secara tidak langsung mengurangi stok yang seharusnya terpenuhi, selisih angka stok antara bagian persediaan dengan bagian akuntansi juga merupakan salah satu penyebab ketidakpastian dalam menentukan kebutuhan bahan baku. Sistem perencanaan persediaan yang dilakukan perusahaan saat ini berdasarkan pada keperluan bahan baku karet mentah perbulannya ditambah safety stock sebanyak kebutuhan untuk 3 hari produksi, sedangkan sistem pengendalian yang dilakukan perusahaan saat ini berdasarkan pada prosedur-prosedur yang telah ditetapkan oleh manajer perencanaan dari prosedur pengendalian pembelian bahan hingga prosedur pengendalian pengeluaran bahan. Dapat diketahui berdasarkan penelitian yang sudah penulis lakukan bahwa perencanaan biaya persediaan paling rendah adalah melakukan pemesanan sebanyak 3 kali dalam satu tahun dan biaya paling tinggi adalah melakukan pemesanan sebanyak 12 kali pemesanan dalam satu tahun dan menghasilkan perhitungan biaya persediaan bahan baku karet mentah yang lebih efisien dibandingkan dengan metode yang dilakukan oleh perusahaan saat ini dimana dari hasil penelitian ini, dengan interval waktu 3 kali pemesanan dalam satu periode tahunan menghabiskan total biaya persediaan sebesar Rp.53.708.296,88 per tahun dibandingkan dengan sistem yang dijalankan perusahaan selama ini yang mendekati periodic inventory system dengan interval waktu 12 kali pemesanan dalam satu periode tahunan yang menghabiskan total biaya persediaan sebesar Rp.126.377.074,22 per tahunnya.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/665
Date: 2005-10


Files in this item

Files Size Format View Description
content 1.pdf 1.148Mb PDF View/Open content 1
content 2.pdf 865.2Kb PDF View/Open content 2
cover.pdf 446.7Kb PDF View/Open cover

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record