Analisis Penerapan Alokasi Biaya Overhead Pabrik untuk Penentuan Harga Pokok Produk studi kasus pada PT. Pupuk Kujang (Persero)

Widyatama Repository

Analisis Penerapan Alokasi Biaya Overhead Pabrik untuk Penentuan Harga Pokok Produk studi kasus pada PT. Pupuk Kujang (Persero)

Show full item record

Title: Analisis Penerapan Alokasi Biaya Overhead Pabrik untuk Penentuan Harga Pokok Produk studi kasus pada PT. Pupuk Kujang (Persero)
Author: Median, Rudi
Abstract: Dalam suatu perusahaan yang bergerak di bidang industri, siklus kegiatan usahanya terpusat di bagian produksi dan kegiatan-kegiatan manajemennya pun berhubungan dengan perhitungan dan pengendalian biaya produksi. Oleh karena itu, biaya produksi merupakan komponen biaya terbesar bagi perusahaan yang bergerak di bidang industri, sehingga perlu direncanakan dan dikendalikan. Biaya overhead pabrik merupakan salah satu unsur harga pokok produk, biaya ini merupakan elemen biaya produksi yang relatif besar dan sulit pengendaliannya, serta tidak mudah dibebankan secara langsung kepada suatu hasil produksi tertentu. Untuk itu, manajemen melakukan pengalokasian biaya overhead pabrik untuk menghasilkan perhitungan harga pokok dengan akurat dan teliti. Berdasarkan pada pemikiran di atas, penulis mencoba untuk melakukan penelitian pada sebuah perusahaan yang bergerak dibidang industri pupuk, yaitu PT. Pupuk Kujang (Persero), yang berlokasi di Cikampek, Karawang dalam skripsi yang berjudul â Analisis Penerapan Alokasi Biaya Overhead Pabrik untuk Penentuan Harga Pokok Produkâ . Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perusahaan mengalokasikan dan membebankan biaya overhead pabrik dalam menetapkan harga pokok produksinya. Sedangkan metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan studi kasus, yang teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi serta dibantu oleh kuesioner yang dilakukan di perusahaan. Hasil penelitian yang diperoleh akan dibandingkan dengan indikator dari variabel yang ada. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan hasil penelitian adalah menunjukan kesesuaian dengan indikator yang ada. Yaitu perusahan telah menetapkan anggaran biaya overhead pabrik, mendistribusikan biaya overhead pabrik dengan menetapkan dasar alokasi dari setiap departemen pembantu dengan tarif yang berbeda, kemudian mengalokasikan biaya overhead dan menentukan tarif overhead pabrik berdasarkan perhitungan satuan produk serta menetapkan harga pokok produk. Adapun hasil perbandingan antara biaya overhead pabrik yang dianggarkan dan realisasinya terjadi selisih yang menghasilkan favorable sebesar 13,40%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tersebut, penulis menyimpulkan bahwa penerapan alokasi biaya overhead untuk menentukan harga pokok produk pada PT. Pupuk Kujang (Persero) telah memadai. Hal ini berarti, hipotesis deskriptif yang menyatakan bahwa â Perusahaan telah mengalokasikan biaya overhead pabrik dengan memadai untuk menentukan harga pokok produkâ dapat diterima.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/649
Date: 2005-11


Files in this item

Files Size Format View Description
kuis.pdf 22.78Kb PDF View/Open kuisioner
bab45.pdf 1.933Mb PDF View/Open Bab 4-5
bab123.pdf 5.454Mb PDF View/Open Bab 1-2-3
cover.pdf 40.21Kb PDF View/Open Cover,Abstrak

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record