Pengaruh Struktur Modal Modal Terhadap Earning Per Share (EPS) (Studi Survai Pada Kelompok Industri Farmasi Yang Go Public)

Widyatama Repository

Pengaruh Struktur Modal Modal Terhadap Earning Per Share (EPS) (Studi Survai Pada Kelompok Industri Farmasi Yang Go Public)

Show full item record

Title: Pengaruh Struktur Modal Modal Terhadap Earning Per Share (EPS) (Studi Survai Pada Kelompok Industri Farmasi Yang Go Public)
Author: Novianti, Sarah Akmalia
Abstract: Modal merupakan unsur yang sangat penting bagi perusahaan. Salah satu masalah dalam permodalan adalah bagaimana menetapkan struktur modal yang optimal bagi perusahaan, karena struktur modal merupakan perimbangan antara modal asing dan modal sendiri. Efektivitas struktur modal akan menentukan efisiensi atau tidaknya penggunaan dana dapat diukur dengan melihat tingkat earning per share yang telah dicapai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan struktur modal, earning per share, dan pengaruh struktur modal terhadap earning per share pada industri farmasi tahun 2003 dan 2004. Dalam penelitian ini unit observasi yang digunakan adalah delapan perusahaan pada Industri farmasi yang sudah go public atau sudah terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat survai sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penyusunan ini digunakan teknik penelitian lapangan dan teknik kepustakaan. Analisis statistik yang dipergunakan dalam pengujiian hipotesis adalah analisis regresi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen secara bersamaan mempengaruhi variabel dependen. Pengaruh variabel independen tersebut terhadap Earning per Share (Y) adalah 87,62933218% sebagaimana ditunjukkan oleh nilai koefisien deteminasinya, sedangkan 12,37066782% dipengaruhi faktor lain seperti kondisi ekonomi, laba bersih dan suku bunga. Adapun nilai korelasinya adalah 0,936105401. Berdasarkan pengujian hipotesis didapatkan t hitung sebesar 5,981223034 lebih besar dari t tabel (2,571) maka hipotesis adanya pengaruh struktur modal terhadap earning per share dapat diterima. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan masalah, maka penulis memberikan saran, bagi perusahaan dalam upaya dalam upaya meningkatkan Earning per Share pada kelompok industri farmasi, perusahaan perlu memperhatikan komposisi struktur modal yaitu antara hutang jangka panjang dengan modal sendiri. Karena besar kecilnya penggunaan hutang jangka panjang dapat mempengaruhi laba bersih perusahaan. Bagi para peneliti lain yang tertarik untuk meneliti maupun mengkaji lebih dalam mengenai masalah struktur modal dan pengaruhnya terhadap earning per share dapat menggunakan objek yang lebih luas, tidak hanya industri farmasi tetapi juga ditambah industri lainnya.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/629
Date: 2005-11


Files in this item

Files Size Format View Description
content.pdf 2.648Mb PDF View/Open content
cover.pdf 26.67Kb PDF View/Open cover

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record