Perbandingan Tingkat Kesehatan Perusahaan Sebelum dan Sesudah Go Public

Widyatama Repository

Perbandingan Tingkat Kesehatan Perusahaan Sebelum dan Sesudah Go Public

Show full item record

Title: Perbandingan Tingkat Kesehatan Perusahaan Sebelum dan Sesudah Go Public
Author: Candra, Joesep
Abstract: Perusahaan melakukan go public dengan beberapa tujuan, misalnya untuk memperluas usaha dan memperbaiki struktur keuangan. Dana yang diperoleh dari hasil go public bisa digunakan untuk membeli mesin-mesin baru yang lebih efisien yang akhirnya dapat menekan biaya produksi dan laba perusahaan akan meningkat, sehingga diharapkan tingkat kesehatan perusahaan setelah melakukan go public akan meningkat Pengukuran tingkat kesehatan perusahaan dalam banyak hal, bermanfaat bagi beberapa pihak, yaitu pemegang saham, kreditur, manajemen perusahaan dan pelaku bisnis di bursa saham. Hasil dari pengukuran ini dapat memperkirakan apakah deviden yang akan diterima meningkat atau sebanding dengan tahun lalu. Kreditor membutuhkannya untuk mengetahui apakah perusahaan akan mampu melunasi hutangnya atau tidak. Manajemen suatu perusahaan akan mampu mengukur hasil kinerja mereka. Berdasarkan pemikiran di atas, Penulis mencoba untuk melakukan penelitian mengenai tingkat kesehatan perusahaan setelah melakukan go public, apakah mengalami peningkatan yang signifikan atau tidak dari sebelum go public. Penulis memilih PT. Ultrajaya Milk Industry dan Trading Company sebagai objek penelitian. Perusahaan tersebut bergerak di bidang industri makanan dan minuman yang berlokasi di Jl. Raya Cimareme No. 131, Padalarang, Kabupaten Bandung. Sehingga alat ukur tingkat kesehatan perusahaan menggunakan rasio-rasio yang dihitung dari laporan keuangan tahunan, yaitu 3 (tiga) tahun sebelum go public dan 7 (tujuh) tahun setelah go public. Dari hasil penelitian terlihat bahwa secara rata-rata, ratio likuiditas, rasio solvabilitas, dan rasio rentabilitas setelah go public meningkat secara signifikan terutama rasio likuiditas jika dibandingkan dengan sebelum go public. Secara keseluruhan, rata-rata rasio tingkat kesehatan sesudah go public lebih tinggi dibandingkan dengan sebelum go public. Berdasarkan hasil penelitian, pembahasanan serta simpulan yang penulis kemukakan, penulis berusaha mencoba memberikan saran yang mungkin dapat berguna sebagai pertimbangan atau masukan bagi perusahaan, yaitu: 1. Sebaiknya perusahaan tidak hanya memperhatikan bagaimana usaha untuk memperbesar laba saja, tetapi yang juga penting ialah usaha untuk mempertinggi rentabilitasnya, karena bagi perusahaan pada umumnya masalah rentabilitas adalah lebih penting daripada masalah laba, karena laba yang besar saja belumlah merupakan ukuran bahwa perusahaan itu telah dapat bekerja dengan efisien. Efisiensi baru dapat diketahui dengan membandingkan laba yang diperoleh dengan kekayaan atau modal yang dihasilkan laba tersebut, atau dengan kata lain ialah menghitung rentabilitasnya. 2. Tingkat pertumbuhan nilai saham meningkat, tetapi bukan merupakan gambaran tingkat kesehatan perusahaan menjadi lebih baik, karena profitability index yang meningkat hanya akan menguntungkan para pemegang saham, dan tingkat kesehatan perusahaan akan berjalan lambat. Oleh karena itu sebaiknya pertumbuhan nilai saham lebih digunakan untuk meningkatkan operasionalisasi perusahaan agar tingkat kesehatan perusahaan lebih baik dari sebelumnya.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/619
Date: 2005-11


Files in this item

Files Size Format View Description
content.pdf 2.717Mb PDF View/Open content
cover.pdf 99.96Kb PDF View/Open cover

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record