Pengaruh Pelaksanaan Program Kesejahteraan Terhadap Tingkat Kepuasan Karyawan Menurut Persepsi Karyawan Pada PT POS Indonesia (persero)

Widyatama Repository

Pengaruh Pelaksanaan Program Kesejahteraan Terhadap Tingkat Kepuasan Karyawan Menurut Persepsi Karyawan Pada PT POS Indonesia (persero)

Show full item record

Title: Pengaruh Pelaksanaan Program Kesejahteraan Terhadap Tingkat Kepuasan Karyawan Menurut Persepsi Karyawan Pada PT POS Indonesia (persero)
Author: Forida, Riris
Abstract: Karyawan adalah modal utama bagi setiap perusahaan. Sebagai modal, karyawan perlu dikelola agar tetap merupakan modal yang produktif. Karyawan yang memiliki loyalitas dan dedikasi yang tinggi serta memiliki pengalaman dan potensi dalam bidang pekerjaannya merupakan mitra utama penting dan salah satu faktor penunjang keberhasilan perusahaan dalam menjalankan perusahaan. Untuk dapat mempertahankan karyawannya, terutama mereka yang memiliki prestasi yang tinggi. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah dengan memberikan program kesejahteraan. Karena seorang karyawan akan bekerja dengan sungguh-sungguh apabila kebutuhannya telah terpenuhi. Program kesejahteraan yang akan dilaksanakan dapat berupa tunjangan-tunjangan dan fasilitas pelayanan secara gratis. Dimana diharapkan dengan program ini dapat menumbuhkan suatu kepuasan yang tinggi dari karyawan serta akan menimbulkan semangat kerja secara optimal sehingga peningkatan produktivitas kerja tercapai. Penulis tertarik untuk meneliti seberapa besar pengaruh pelaksanaan program kesejahteraan terhadap tingkat kepuasan karyawan menurut persepsi karyawan pada PT Pos Indonesia. PT Pos Indonesia adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pelayanan pos dan giro. Dalam penelitian ini terdapat 2 variabel yaitu : variabel independen (X) dalam hal ini adalah pelaksanaan program kesejahteraan sedangkan variabel dependen (Y) yaitu kepuasan karyawan. Berdasarkan perhitungan statistik, diperoleh koefisien korelasi rank spearman sebesar 0,40 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sedang atau cukup kuat. Berdasarkan uji signifikan maka diperoleh thitung sebesar 2,51 dimana thitung (2,51) > ttabel (1,701) yang menyebabkan Ho ditolak sehingga HI diterima. Ini berarti bahwa ada hubungan positif antara pelaksanaan program kesejahteraan karyawan dengan tingkat kepuasan karyawan menurut persepsi karyawan. Sehingga hipotesis yang semula diajukan, yaitu: “jika pelaksanaan program kesejahteraan mampu memenuhi kebutuhan karyawan maka tingkat kepuasan karyawan akan meningkat” dapat diterima. Selain itu berdasarkan perhitungan koefisien determinasi dapat diketahui bahwa pelaksanaan program kesejahteraan memiliki kontribusi sebesar 16 % untuk mempengaruhi tingkat kepuasan karyawan. Sedangkan faktor lainnya yang tidak diteliti oleh penulis, berpengaruh 84 % terhadap kepuasan karyawan pada PT Pos Indonesia.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/530
Date: 2006-01


Files in this item

Files Size Format View Description
DAFTAR PUSTAKA.pdf 48.40Kb PDF View/Open daftar pustaka
bab5.pdf 93.97Kb PDF View/Open Bab 5
bab4.pdf 171.5Kb PDF View/Open Bab 4
bab3.pdf 468.5Kb PDF View/Open Bab 3
bab2.pdf 578.1Kb PDF View/Open Bab 2
bab1.pdf 188.5Kb PDF View/Open Bab 1
cov.pdf 165.0Kb PDF View/Open Cover

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record