Analisis Laporan Sumber Dan Penggunaan Modal Kerja Dan Tingkat Likuiditas Perusahaan (STudi Perbandingan Pada Perusahaan Rokok Yang Go Publik Di Bursa Efek Jakarta)

Widyatama Repository

Analisis Laporan Sumber Dan Penggunaan Modal Kerja Dan Tingkat Likuiditas Perusahaan (STudi Perbandingan Pada Perusahaan Rokok Yang Go Publik Di Bursa Efek Jakarta)

Show full item record

Title: Analisis Laporan Sumber Dan Penggunaan Modal Kerja Dan Tingkat Likuiditas Perusahaan (STudi Perbandingan Pada Perusahaan Rokok Yang Go Publik Di Bursa Efek Jakarta)
Author: Arumdati, Galuh P
Abstract: Modal kerja merupakan unsur yang penting bagi perusahaan karena tanpa modal kerja yang cukup, aktivitas operasional suatu perusahaan tidak dapat dilangsungkan. Dengan berkembangnya dunia usaha yang semakin pesat saat ini sehingga terjadi persaingan yang ketat diantara perusahaan sejenis, memperoleh kecukupan modal kerja tersebut menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan. Untuk dapat bersaing dengan perusahaan lainnya, perusahaan harus dapat mengelola seluruh kekayaan, kewajiban, dan modal yang dimiliki semaksimal mungkin sehingga kegiatan operasi perusahaan dapat berjalan baik. Analisis sumber dan penggunaan modal kerja dan rasio likuiditas, current ratio, sering digunakan sebagai indikator untuk menilai efektivitas dan efisiensi modal kerja suatu perusahaan, dan mengukur kemampuannya dalam melunasi seluruh kewajiban jangka pendeknya. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan industri rokok yang go public yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta untuk periode 2001-2004. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui laporan sumber dan penggunaan modal kerja dan untuk mengetahui tingkat likuiditas perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis, yaitu metode yang berusaha mengumpulkan data yang sesuai keadaan yang sebenarnya, menyajikan dan menganalisisnya sehingga dapat memberikan perbandingan yang cukup jelas mengenai objek yang diteliti yang kemudian dapat ditarik suatu kesimpulan. Dari hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, penulis melihat bahwa pengelolaan modal kerja dan likuiditas pada PT Gudang Garam Tbk sangat rendah, karena terlihat dari penurunan yang terjadi setiap periodenya. PT H.M.Sampoerna memiliki pengelolaan modal kerja dan tingkat likuiditas yang lebih baik dibandingkan PT Gudang Garam Tbk, dimana periode 2001-2002 dan periode 2002-2003 mengalami peningkatan, sedangkan pada periode 2003-2004 perusahaan mengalami penurunan. Untuk PT BAT Indo.Tbk memiliki keadaan modal kerja dan likuiditas hampir sama dengan PT H.M.Sampoerna Tbk dimana terjadi peningkatan di periode 2001-2002 dan periode 2002-2003, tapi mengalami penurunan pada periode 2003-2004. Sedangkan untuk PT Bentoel International Investama Tbk, menurut penulis memiliki pengelolaan modal kerja dan tingkat likuiditas yang paling baik dibandingkan perusahaan yang lain, terlihat dari peningkatan modal kerja yang signifikan di periode 2003-2004 meskipun pada periode sebelumnya mengalami penurunan modal kerja. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tersebut, penulis menyimpulkan bahwa perubahan modal kerja yang meningkat akan meningkatkan likuiditas perusahaan, dan sebaliknya, perubahan modal kerja yang menurun akan menurunkan pula likuiditas perusahaan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/520
Date: 2006-03


Files in this item

Files Size Format View
0102341.pdf 5.594Mb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record