Pengaruh Perputaran Modal Kerja Terhadap Tingkat Likuiditas Perusahaan (Studi survei pada perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di BEJ)

Widyatama Repository

Pengaruh Perputaran Modal Kerja Terhadap Tingkat Likuiditas Perusahaan (Studi survei pada perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di BEJ)

Show full item record

Title: Pengaruh Perputaran Modal Kerja Terhadap Tingkat Likuiditas Perusahaan (Studi survei pada perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di BEJ)
Author: Farhan, Akhmad F
Abstract: Dengan berkembangnya dunia usaha yang sangat cepat di masa sekarang, terjadi persaingan yang ketat di antara perusahaan sejenis. Untuk dapat bersaing dengan perusahaan lainnya, perusahaan harus dapat mengelola seluruh kekayaannya, kewajibannya, dan modal yang dimiliki semaksimal mungkin sehingga kegiatan operasi perusahaan dapat berjalan dengan baik. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan telekomunikasi yang telah go publik yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) untuk periode tahun 2002 sampai dengan 2004. Perusahaan tersebut adalah PT Indosat Tbk (Formerly PT Indonesian Satellite Corporation Tbk), PT Infoasia Teknologi Global Tbk, Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan menguraikan terlebih dahulu kondisi objek penelitian atau perusahaan yang diteliti berdasarkan fakta dan data yang ada untuk menguji hipotesis. Berdasarkan data yang ada, dilakukan penghitungan perputaran modal kerja, tingkat likuiditas dengan menggunakan rasio lancar, rasio cepat, dan rasio kas. Untuk pengujian hipotesis digunakan korelasi Product Moment, koefisen determinasi, dan uji signifikansi korelasi Product Moment atau Uji t. Hasil penghitungan perputaran modal kerja menunjukan adanya kenaikan dan penurunan dengan rata-rata 516%, sedangkan untuk tingkat likuditas mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Untuk pengujian hipotesis dengan korelasi Product Moment diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,103999 untuk perputaran modal kerja dengan tingkat likuiditas (rasio lancar), 0,089560 untuk perputaran modal kerja dengan tingkat likuiditas (rasio cepat), 0,063906 untuk perputaran modal kerja dengan tingkat likuiditas (rasio kas). Hasil korelasi tersebut menunjukan hubungan antara perputaran modal kerja dengan tingkat likuditas perusahaan adalah sangat rendah. Perhitungan dengan koefisien determinasi diperoleh hasil rata-rata sebesar 0,76%. Artinya perputaran modal kerja mempengaruhi tingkat likuiditas sebesar 0,76%. Dari hasil uji signifikansi korelasi Product Moment atau Uji t didapatkan t hitung sebesar 0,277 untuk perputaran modal kerja dengan tingkat likuiditas (rasio lancar), thitung sebesar 0,238 untuk perputaran modal kerja dengan tingkat likuiditas (rasio cepat), t hitung sebesar 0,169 untuk perputaran modal kerja dengan tingkat likuiditas (rasio kas). Dengan α = 5%, derajat kebebasan df (n-2) didapatkan ttabel sebesar 2,365 sehingga didapatkan nilai t hitung < ttabel , yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara perputaran modal kerja dengan tingkat likuiditas perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah penulis lakukan, perusahaan harus menggunakan modal kerja secara produktif agar tidak terdapat modal kerja yang menganggur dan menjaga tingkat likuiditasnya agar dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan menjaga nilai aktiva lancar lebih besar daripada hutang lancar.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/506
Date: 2005-11


Files in this item

Files Size Format View Description
bab5.pdf 164.4Kb PDF View/Open Bab 5
bab4.pdf 1.154Mb PDF View/Open Bab 4
bab3.pdf 379.7Kb PDF View/Open Bab 3
bab2.pdf 828.7Kb PDF View/Open Bab 2
bab1.pdf 487.5Kb PDF View/Open Bab 1
cover.pdf 2.842Mb PDF View/Open Cover

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record