Analisis Rasio Arus Kas Pada Perusahan Kelompok Industri Semen

Widyatama Repository

Analisis Rasio Arus Kas Pada Perusahan Kelompok Industri Semen

Show full item record

Title: Analisis Rasio Arus Kas Pada Perusahan Kelompok Industri Semen
Author: Setiawan, Hengki
Abstract: Laporan keuangan merupakan informasi yang dapat membantu investor dan para pelaku pasar modal lainnya dalam mengidentifikasikan keadaan suatu perusahaan. Salah satu alat analisis atas laporan keuangan adalah dengan menggunakan analisis Ratio Cashflow Financial Statement. Walaupun masih jarang digunakan namun teknik analisis ini dapat memberikan gambaran yang lebih dalam atau detail bagi publik tentang kinerja keuangan suatu perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penggunaan teknik analisis rasio arus kas dalam membandingkan kemampuan atau kinerja suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya yang sejenis dari tahun ke tahun agar dapat diketahui kelebihan dan kekurangan pada masing-masing perusahaan, penyebab-penyebab penyimpangan, dan kemudian dapat dicari solusi untuk peningkatan kualitasnya dan juga untuk memprediksikan kinerja perusahaan dimasa yang akan datang. Oleh karena itu penulis memilih judul “Analisis Rasio Arus Kas Pada Kelompok Industri Semen”. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan selama kurun waktu empat (4) tahun dari tahun 2000 hingga tahun 2003. Laporan keuangan tersebut adalah milik perusahaan-perusahaan industri semen yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Terdapat tiga perusahaan industri semen yang terdaftar sebagai emiten di BEJ yaitu PT Semen Cibinong, PT Semen Gresik, dan PT Indocement. Metode analisis yang digunakan adalah bentuk rasio dimana nilai dalam laporan keuangan disederhanakan kedalam rasio – rasio dari laporan neraca, laba rugi, dan arus kas. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan kemampuan atau kinerja perusahaan setelah dilihat dari perubahan-perubahan yang terjadi pada akun-akun laporan keuangannya masing-masing. Dari perbandingan ini dapat ditentukan perusahaan mana yang lebih baik dan lebih stabil dibanding lainnya serta dapat digunakan untuk memprediksikan kinerja perusahaan dimasa yang akan datang. Secara keseluruhan dapat disimpulkan selama jangka waktu empat (4) tahun kinerja industri semen mengalami pemulihan setelah sebelumnya sempat mengalami krisis yang diakibatkan pada kelalaian perusahaan dalam kegiatan pendanaannya. Kinerja terbaik dimiliki PT Semen Gresik, dan kinerja terburuk adalah pada PT Semen Cibinong. Hasil penelitian diharapkan dapat pula membantu para investor dalam membandingkan perusahaan lain dari jenis industri yang lebih beragam.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/486
Date: 2006-04


Files in this item

Files Size Format View
0101011.pdf 3.317Mb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record