Peranan Analisis Laporan Keuangan Dalam Efektivitas Penilaian Permohonan Kredit (Studi Kasus PT BPR X Bandung)

Widyatama Repository

Peranan Analisis Laporan Keuangan Dalam Efektivitas Penilaian Permohonan Kredit (Studi Kasus PT BPR X Bandung)

Show full item record

Title: Peranan Analisis Laporan Keuangan Dalam Efektivitas Penilaian Permohonan Kredit (Studi Kasus PT BPR X Bandung)
Author: Herianto, Andrie Y
Abstract: Laporan keuangan merupakan informasi yang dapat membantu pihak bank khususnya pada saat perusahaan mengajukan permohonan kredit atau pinjaman melalui bank. Apabila suatu perusahaan mengajukan permohonan kredit maka pihak bank harus melakukan analisis atas Laporan keuangan dalam upaya menunjang efektivitas penilaian atas permohonan kredit. Analisis Laporan keuangan yang dilakukan oleh pihak bank dinilai dengan menggunakan rasio – rasio, yang meliputi: Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, dan Rasio Profitabilitas. Teknik Analisis Laporan keuangan menggunakan rasio, oleh pihak dipakai untuk menilai kondisi keuangan suatu perusahaan yang akan mengajukan permohonan kredit. Sehingga dari hasil analisis dapat diperoleh gambaran kondisi keuangan perusahaan, karena permohonan kredit atau pinjaman dana yang dilakukan oleh perusahaan berhubungan dengan tingkat pengembalian yang akan dilakukan oleh perusahaan kepada pihak bank, dalam jangka waktu yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh kedua belah pihak. Maka analisis atas permohonan kredit perlu dilakukan oleh pihak bank sebelum memutuskan apakah suatu permohonan kredit diterima atau ditolak. Oleh karena itu penulis memilih judul “Peranan Analisis Laporan Keuangan Dalam Efektivitas Penilaian Permohonan Kredit”. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan selama kurun waktu tiga (3) tahun dari tahun 2002 hingga tahun 2004. Laporan Keuangan tersebut adalah milik perusahaan perorangan ataupun perusahaan terbuka, pada kasus ini terdapat empat (4) perusahaan antara lain Perusahaan A, Perusahaan B, Perusahaan C, dan Perusahaan D. Metode analisis yang digunakan meliputi dua metode antara lain: 1.) Metode Deskriptif Kualitatif, dimana data diperoleh dan dikumpulkan lalu dianalisis berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan yang bertujuan untuk mengetahui faktor yang dapat menunjang efektivitas penilaian permohonan kredit dengan diterapkannya analisis Laporan Keuangan. 2.) Analisis Statistik, dilakukan dengan menggunakan metode persentase Champion, yaitu menghitung persentase atas jawaban “ya” terhadap jumlah jawaban pada kuesioner, untuk menguji anggapan dasar yang bersifat sementara sehingga dapat diambil kesimpulan statistik mengenai diterima atau ditolaknya hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan kondisi keuangan perusahaan kemampuan atau kinerja perusahaan setelah dilihat dari persentase rasio hasil analisis atas akun - akun laporan keuangan masing – masing perusahaan. Dari perbandingan ini dapat ditentukan perusahaan yang kondisi keuangannya lebih baik dan lebih stabil maka permohonan kreditnya diterima, dan sebaliknya perusahaan yang kondisi keuangannya buruk maka permohonan kreditnya ditolak. ii Secara keseluruhan dapat dilihat selama jangka waktu tiga (3) tahun perusahaan yang kondisi keuangannya baik dimiliki oleh Perusahaan A dan Perusahaan D, dan perusahaan yang kondisi keuangannya buruk adalah pada Perusahaan B dan Perusahaan C. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak bank dalam memutuskan suatu permohonan kredit, melalui analisis rasio atas Laporan Keuangan perusahaan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/444
Date: 2006-11


Files in this item

Files Size Format View
0102054.pdf 7.861Mb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record