Peranan Gaya Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan Pada Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Barat Unit Balai PPKB Wilayah 1 Bogor-Purwakarta (Berdasarkan Persepsi Karyawan)

Widyatama Repository

Peranan Gaya Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan Pada Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Barat Unit Balai PPKB Wilayah 1 Bogor-Purwakarta (Berdasarkan Persepsi Karyawan)

Show full item record

Title: Peranan Gaya Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan Pada Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Barat Unit Balai PPKB Wilayah 1 Bogor-Purwakarta (Berdasarkan Persepsi Karyawan)
Author: Ratnasari, Novia
Abstract: Penelitian ini berjudul â Peranan Gaya Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan Pada Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Barat Unit Balai PPKB Wilayah 1 Bogor-Purwakarta (Berdasarkan Persepsi Karyawan)â Penelitian ini meninjau dan mengidentifikasi masalah yaitu bagaimana gaya kepemimpinan yang diterapkan, bagaimana tingkat motivasi kerja dan seberapa besar peranan gaya kepemimpinan dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan pada Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Barat unit Balai PPKB wilayah 1 Bogor-Purwakarta. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif, sedangkan dalam pengujian hipotesis digunakan metode analisis statistik korelasi Rank Spearman, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien Determinasi, dan uji signifikansi. Hasil yang diperoleh setelah data diolah adalah gaya Initiating Structure Tinggi dan Consederation Rendah 27%, gaya Initiating Structure Rendah dan ConsederationTinggi 26%, gaya Initiating Structure Tinggi dan ConsederationTinggi 25%, dan yang terakhir gaya Initiating Structure Rendah dan Consederation Rendah 22%, sedangkan motivasi kerja karyawan sangat tinggi sebesar 58%, jadi hipotesa yang tertuang dalam bab 1 â jika gaya kepemimpinan sesuai dengan persepsi karyawan baik maka motivasi kerja karyawan akan meningkatâ , dapat diterima. Peranan gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja karyawan dibuktikan melalui analisa statistik dengan tingkat keeratan hubungan (rs) antara kedua variabel tersebut adalah 0.52%, berdasarkan koefisien determinasinya adalah sebesar 27,26% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Serta dilihat berdasarkan uji signifikan yang dilakukan t hitung sebesar 3,99 dan t tabel sebesar 1,68 berarti t hitung > t tabel. Yang berarti bahwa variabel gaya kepemimpinan dan variabel motivasi terdapat pengaruh yang cukup kuat atau cukup tinggi.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/1071
Date: 2005


Files in this item

Files Size Format View
bab5.pdf 132.2Kb PDF View/Open
bab3-4.pdf 1.677Mb PDF View/Open
bab1-2.pdf 1.141Mb PDF View/Open
cover.pdf 126.4Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record