Pengaruh Kemampuan Auditor Investigatif terhadap Efektivitas Pelaksanaan Prosedur Audit dalam Pembuktian Kecurangan ( Studi kasus pada Badan Pemeriksa Keuangan Bandung )

Widyatama Repository

Pengaruh Kemampuan Auditor Investigatif terhadap Efektivitas Pelaksanaan Prosedur Audit dalam Pembuktian Kecurangan ( Studi kasus pada Badan Pemeriksa Keuangan Bandung )

Show full item record

Title: Pengaruh Kemampuan Auditor Investigatif terhadap Efektivitas Pelaksanaan Prosedur Audit dalam Pembuktian Kecurangan ( Studi kasus pada Badan Pemeriksa Keuangan Bandung )
Author: Zulaiha, Siti
Abstract: Banyak sekali kejahatan di bidang ekonomi. Diantaranya adalah penyuapan, kecurangan, penyalahgunaan aset, pencucian uang (money loundering), korupsi dan lain-lain. Untuk melakukan pengusutan tindak pidana di luar bidang hukum pengadilan dapat dibantu seseorang yang ahli. Ahli ekonomi yang dapat membantu adalah auditor. Bantuan yang dapat diberikan berkenaan dengan korupsi dan kecurangan adalah audit investigatif. Auditor investigatif merupakan audit khusus yang baru ada dan dikenal di Indonesia. Hal tersebut disebabkan oleh banyaknya tindak pidana yang berupa manipulasi bidang keuangan demi memperkaya diri sendiri, orang lain atau korporasi dan sangat merugikan negara. Dalam penulisan skipsi ini, yang menjadi objek penelitian bagi penulis adalah peranan auditor investigatif terhadap efektivitas pelaksanaan prosedur audit dalam pembuktian kecurangan. Pada penelitian ini penulis melakukan studi kasus dengan menggunakan metode penelitian deskriptif, hasil analisis data dan pengujian hipotesis dilakukan dengan mengolah data dari kuesioner yang disebarkan kepada 7 orang auditor yang pernah melakukan audit investigatif yang bekerja di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Bandung. Dari hasil analisis data dan pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa kemampuan auditor investigatif bermanfaat terhadap efektivitas pelaksanaan prosedur audit dalam pembuktian kecurangan. Hal tersebut terlihat dari hasil penilaian dan perhitungan koefisien korelasi Rank Spearman, yaitu besarnya hitung = 0,830 lebih besar dibandingkan tabel = 0,786( 0,830> 0,786 ) dengan n = 7 dan = 0,05.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/1011
Date: 2008-08


Files in this item

Files Size Format View
bab5.pdf 43.63Kb PDF View/Open
bab3-4.pdf 718.6Kb PDF View/Open
bab1-2.pdf 585.0Kb PDF View/Open
cover.pdf 62.79Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record