Pengaruh Tingkat Non Performing Loan Pembiayaan Mudharabah dan Pembiayaan Musyarakah Terhadap Tingkat Profitabilitas (Return on Assets) Pada Bank Syariah (Studi Kasus Pada PT. Bank Syariah Mandiri)

Widyatama Repository

Pengaruh Tingkat Non Performing Loan Pembiayaan Mudharabah dan Pembiayaan Musyarakah Terhadap Tingkat Profitabilitas (Return on Assets) Pada Bank Syariah (Studi Kasus Pada PT. Bank Syariah Mandiri)

Show full item record

Title: Pengaruh Tingkat Non Performing Loan Pembiayaan Mudharabah dan Pembiayaan Musyarakah Terhadap Tingkat Profitabilitas (Return on Assets) Pada Bank Syariah (Studi Kasus Pada PT. Bank Syariah Mandiri)
Author: Fiswara B, Reki
Abstract: Bank yang berdasarkan prinsip syariah dalam penentuan imbalan sangat berbeda dengan bank berdasarkan prinsip konvensional. Penentuan imbalan yang diinginkan dan yang akan diberikan oleh bank syariah kepada nasabahnya semata-mata didasarkan pada prinsip bagi hasil (loss and profit sharing). Suatu pembiayaan yang telah disalurkan bank syariah kepada masyarakat berpotensi timbulnya kredit bermasalah. Kredit bermasalah dapat dilihat dari tingkat non performing loan pembiayaan. Non performing loan adalah suatu kredit atau pembiayaan dimana pembayaran yang dilakukan tersendat-sendat dan tidak mencukupi kewajiban minimal yang ditetapkan sampai dengan kredit yang sulit untuk memperoleh pelunasan atau bahkan tidak dapat ditagih. Berdasarkan pemikiran di atas, penulis mencoba melakukan penelitian pada PT. Bank Syariah Mandiri yang hasilnya dituangkan dalam skripsi dengan judul: â Pengaruh Tingkat Non Performing Loan Pembiayaan Mudharabah dan Pembiayaan Musyarakah Terhadap Tingkat Profitabilitas (Return on Assets) Pada Bank Syariahâ . Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat Non Performing Loan pembiayaan Mudharabah dan pembiayaan Musyarakah terhadap tingkat profitabilitas bank syariah. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan tiga variabel, yaitu tingkat Non Performing Loan pembiayaan Mudharabah dan pembiayaan Musyarakah sebagai variabel independen serta tingkat profitabilitas sebagai variabel dependen yang dihitung dengan menggunakan return on asset. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan metode verifikatif. Untuk mengolah dan menganalisis data yang diperoleh serta membuat kesimpulan penelitian digunakan alat statistik regresi, korelasi, koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis secara parsial dengan uji t dan secara simultan dengan uji F. Data diperoleh melalui laporan keuangan per triwulan mulai dari periode September 2004 sampai dengan September 2007. Berdasarkan hasil pengolahan data secara simultan diperoleh bahwa, variabel pembiayaan mudharabah dan pembiayaan musyarakah memiliki hubungan yang positif dengan profitabilitas dan memiliki keeratan hubungan yang kuat, serta besarnya koefisien determinasi sebesar 50,6% artinya bahwa tingkat profitabilitas dapat dijelaskan oleh kedua variabel independent sebesar 50,6% dan sisanya 49,4% dipengaruhi oleh faktor lain. Sedangkan berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan tingkat signifikansi 5% diperoleh nilai Fhitung (5,124) > Ftabel (4,10) artinya Ho ditolak maka tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat non performing loan pembiayaan mudharabah dan pembiayaan musyarakah terhadap profitabilitas. Untuk pengujian secara parsial diperoleh bahwa, variabel pembiayaan mudharabah memiliki hubungan yang positif dengan profitabilitas dan memiliki keeratan hubungan rendah atau lemah, serta besarnya koefisien determinasi sebesar 12,8% artinya bahwa tingkat profitabilitas dapat dijelaskan oleh variabel pembiayaan mudharabah sebesar 12,8% dan sisanya sebesar 87,2% dipengaruhi oleh faktor lain. Sedangkan berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan tingkat signifikansi 5% diperoleh nilai thitung (1,027) < ttabel (2,160) artinya Ho diterima maka tingkat non performing loan pembiayaan mudharabah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat profitabilitas. Sedangkan hasil pengujian parsial untuk pembiayaan musyarakah memiliki hubungan yang positif dengan profitabilitas dan memiliki keeratan hubungan yang kuat, serta besarnya koefisien determinasi sebesar 45,42% artinya bahwa tingkat profitabilias dapat dijelaskan oleh variabel pembiayaan musyarakah sebesar 45,42% dan sisanya sebesar 54,58% dipengaruhi oleh faktor lain. Sedangkan berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan tingkat signifiansi 5% diperoleh nilai thitung (2,766) > t table (2,160)artinya Ho ditolak maka tingkat non performing loan pembiayaan musyarakah berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat profitabilitas.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/1076
Date: 2008-08


Files in this item

Files Size Format View
bab5.pdf 515.6Kb PDF View/Open
bab4.pdf 1.732Mb PDF View/Open
bab3.pdf 1.060Mb PDF View/Open
bab2.pdf 1.264Mb PDF View/Open
bab1.pdf 1.644Mb PDF View/Open
cover.pdf 93.66Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record